Badung, 28 Agustus 2026 – Pemerintah Kabupaten Badung, Bali, menjajaki pinjaman tahap kedua dari PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) untuk mendukung pembiayaan sejumlah proyek prioritas daerah.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan berbagai program pembangunan strategis dapat berjalan sesuai target sekaligus mempercepat penyediaan infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat.
Pinjaman SMI Jadi Opsi Pembiayaan
Pemkab Badung melihat pembiayaan melalui PT SMI sebagai salah satu alternatif untuk mendukung pembangunan daerah. Skema pinjaman tersebut memungkinkan pemerintah daerah memperoleh pembiayaan untuk proyek yang memiliki manfaat bagi masyarakat.
Tahap kedua pinjaman masih dalam proses penjajakan. Pemkab Badung perlu memastikan proyek yang diusulkan memenuhi persyaratan pembiayaan dan kemampuan fiskal daerah.
Fokus pada Proyek Prioritas
Dana pinjaman nantinya diarahkan untuk sejumlah proyek yang dianggap memiliki tingkat urgensi tinggi. Infrastruktur menjadi salah satu sektor yang mendapat perhatian karena berkaitan langsung dengan pelayanan publik dan aktivitas ekonomi masyarakat.
Pemkab Badung akan melakukan pemetaan terhadap proyek yang membutuhkan dukungan pembiayaan agar penggunaan dana dapat dilakukan secara efektif.
Kemampuan Keuangan Jadi Pertimbangan
Sebelum mengambil pinjaman, pemerintah daerah perlu memperhitungkan kemampuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dalam memenuhi kewajiban pembayaran.
Kajian tersebut mencakup besaran kebutuhan pembiayaan, jangka waktu pinjaman, bunga, serta kemampuan daerah mengalokasikan anggaran untuk pembayaran kembali.
Dengan perhitungan yang matang, pembiayaan diharapkan tidak mengganggu keberlanjutan fiskal Badung.
Dorong Percepatan Pembangunan
Pemkab Badung berharap skema pembiayaan tersebut dapat mempercepat pembangunan proyek yang sebelumnya membutuhkan waktu lebih panjang apabila hanya mengandalkan anggaran daerah.
Proyek yang memiliki manfaat strategis akan diprioritaskan sehingga hasil pembangunan dapat segera dirasakan masyarakat.
Selain meningkatkan kualitas infrastruktur, pembangunan juga diharapkan memperkuat aktivitas ekonomi daerah.
Tetap Perhatikan Tata Kelola
Penggunaan pembiayaan daerah harus disertai dengan tata kelola yang transparan dan akuntabel. Setiap proyek perlu memiliki perencanaan yang jelas, termasuk target penyelesaian dan manfaat yang akan dihasilkan.
Pemkab Badung juga perlu memastikan pelaksanaan proyek sesuai ketentuan pengadaan barang dan jasa serta mekanisme pengawasan pemerintah daerah.
Tahap Berikutnya Masih Dikaji
Pinjaman SMI tahap kedua belum menjadi keputusan final. Pemkab Badung masih melakukan pembahasan mengenai kebutuhan pembiayaan dan proyek yang akan dimasukkan dalam skema tersebut.
Hasil kajian nantinya menjadi dasar pemerintah daerah dalam menentukan langkah selanjutnya.
Pemkab Badung menjajaki pinjaman tahap kedua dari PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) untuk mendukung sejumlah proyek prioritas. Pemerintah daerah masih mengkaji kebutuhan pembiayaan, proyek yang akan dibiayai, serta kemampuan APBD agar pinjaman tetap berada dalam koridor fiskal yang sehat.





